Bazaar

BAZAAR LOKASI

Dalam rangka memeriahkan kegiatan LOKASI ke 11 (Lomba Gerak dan Variasi) se Pulau Jawa Tingkat SMP dan SMA maka panitia akan mengadakan Bazaar. Tujuan pelaksanaan bazaar selain memeriahkan acara juga menciptakan one shop buy, dimana setiap peserta tidak perlu keluar area perlombaan karena semua sudah tersedia dalam satu tempat yaitu Bazar Lokasi. Khususnya adalah produk-produk makanan dan minuman.  Adapun mekanismenya sebagai berikut :

Waktu Pelaksanaan
  •  Hari : Sabtu
  • Tanggal : 5 Mei 2012
  • Waktu : Pukul 06.00 s/d 21.00 WIB
  • Tempat : Kampus SMAN 1 Cikarang Utara;  Jl. Kihajar Dewantara No. 91 Cikarang Utara
  • Call Center : (021) Dona : 089638050770, Fajar : 081912462330

Tipe Stand
  • Stand A Tenda 4x4 m  Rp. 250.000,-
  • Stand B Tenda 3x3 m Rp.  200.000,-
  • Stand C Tenda 2x2 m Rp. 100.000,-
  • Tanpa tenda Rp. 75.000,-
Segmentasi
 Acara ini dihadiri oleh pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum lebih kurang 3.000 orang

Fasilitas
  1. Tenda
  2. Aliran Listrik
  3. Meja 1 buah
  4. Kursi 2 buah
  5. Tempat Makan
  6. Keamanan
  7. Kebersihan

Pendaftaran

Pendaftaran Bazaar dibuka pada tanggal 2 s/d 22 April 2012

Denah

Denah lokasi dapat didownload disini

Jenis Produk Bazaar

  • Makanan
  • Minuman
  • Accessories
  • Pakaian

Ketentuan
  •  Peserta diharuskan mendaftarkan diri kepada panitia dengan cara menelpon atau sms ke nomer panitia yang tercantum sebagai panitia bazaar.
  • Peserta harus mengisi berkas yang disediakan oleh panitia dan melunasi biaya administrasi sesuai dengan tipe standa yang diinginkan.
  • Pembayaran dapat dilakukan secara langsung atau transfer via rekening.
  • Peserta yang belum melunasi biaya administrasi sampai dengan batas waktu yang sudah ditentukan dianggap mengundurkan diri.
  • Peserta yang sudah melunasi biaya administrasi akan mendapat bukti pembayaran berupa kwitansi.
  • Peserta akan diberikan Co-Card sebagai tanda peserta bazaar sebanyak 2 buah.
  • Loading barang masuk harus dilakukan pada hari Jumat, tanggal 4 Mei 2012 Pukul 15.00 s/d 21.00 WIB dan loading barang keluar pada pukul 21.30 WIB.
  • Peserta diharuskan daftar ulang pada hari Sabtu pukul 15.00 s/d 21.00 WIB dengan dibuktikan kwitansi pendaftaran.
  • Peserta bazaar diperkenankan untuk mendekor stand bazaar dari pukul 15.00 s/d 21.00 WIB.
  • Peserta bazaar harus sudah siap mengikuti bazaar pada hari pelaksanaan dimulai pada pukul 06.00 s/d 21.00 WIB.
  • Peserta bazaar diberikan kesempatan untuk berpromosi di area bazaar dan tidak diperkenankan melakukan promosi di luar area bazaar.
  • Peserta bazaar diharuskan menggunakan Co-Card yang diberikan oleh panitia.

Pertemuan Teknik

Peserta Bazaar diharuskan mengikuti kegiatan Technical Meeting yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 22 April 2012 pada pukul 15.00 WIb s/d selesai.


Mekanisme Pendaftaran

TATA CARA PENDAFTARAN
 
Pendaftaran Lomba Gerak dan Variasi akan dibuka pada tanggal 2 April s/d 22 April 2012
Adapun cara dan mekanisme pendaftaran sebagai berikut :

1. Pendaftaran Langsung

Yaitu pendaftaran yang dilakukan secara langsung ke sekretariat panitia. Adapun berkas yang harus diserahkan kepada panitia adalah; Surat Keterangan dari sekolah dan Formulir Pendaftaran. Peserta diharuskan menyelesaikan biaya Administrasi sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) selambat-lambatnya pada hari Minggu tanggal 22 April 2012 pukul 09.00 WIB.

2. Pendaftaran Via SMS
Yaitu pendaftaran yang dilakukan melalui pesan singkat atau SMS ke contact person panitia. Peserta harus menyerahkan Surat Keterangan dan Formulir Pendaftaran serta biaya Administrasi sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) selambat-lambatnya pada hari Minggu tanggal 22 April 2012 pukul 09.00 WIB. Berikut ini contact person yang dapat dihubungi : 
Ismail Hamka : 08567919756
Deppy : 085311818695
Dias : 08158501945

3. Pendaftaran Online
Yaitu pendaftaran yang dilakukan secara online dengan menggunakan media Internet. Click Formulir untuk langsung mendaftar. Peserta harus menyerahkan Surat Keterangan dan Formulir Pendaftaran serta biaya Administrasi sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) selambat-lambatnya pada hari Minggu tanggal 22 April 2012 pukul 09.00 WIB.

Catatan Tambahan :
  • Peserta yang sudah mendaftar dan menyelesaikan berkas serta biaya administrasi dianggap sah sebagai peserta LOKASI 2012, dengan dibuktikan oleh kwitansi dari panitia,
  • Peserta yang sudah mendaftar tetapi belum menyerahkan berkas dan biaya administrasi dianggap sebagai peserta booking,
  • Peserta booking yang tidak menyerahkan berkas dan biaya administrasi sampai dengan tanggal 22 April 2012 pukul 09.00 WIB dianggap mengundurkan diri sebagai peserta.
  • Apabila kuota peserta sudah terpenuhi sebelum waktu pendaftaran ditutup maka secara otomatis pendaftaran akan ditutup.
  • Apabila kuota peserta sampai dengan batas waktu pendaftaran belum terpenuhi, maka masa pendaftaran akan diperpanjang sampai kuota terpenuhi.
  • Daftar peserta yang sudah sah menjadi peserta LOKASI akan di informasikan melalui Blog LOKASI di SINI.
  • Untuk memudahkan peserta maka formulir dan surat keterangan dari sekolah dapat dikirimkan melalui Fax. (021) 8901320 atau via Email: pasus86@gmail.com
Informasi mengenai teknis lomba dan mekanisme lainnya akan dibahas pada pertemuan tehnik pada hari Minggu tanggal 22 April 2012 pukul 09.00 s/d selesai.

Video PGRI Cikampek



Daftar Booking

Berikut ini Sekolah yang sudah booking:
1.  Data maish kosong

Sponsor Lokasi

Berikut ini adalah daftar Sponsor dan donatur  LOKASI 2012

  1. PT. Sinar Sosro Jababeka Cikarang
  2. Susun Nasional Cikarang
  3. XL Lippo Cikarang
  4. Kapolsek Cikarang Utara
  5. Alumni Paskibra SMAN 1 Cikarang Utara


 

Daftar Undangan

Berikut ini adalah daftar sekolah yang sudah mendapatkan undangan:

Tingkat SMA / sederajat
  1. SMK PUJA BANGSA KAB. BEKASI
  2. SMAN 1 SUKATANI KAB. BEKASI
  3. SMAN 1 CIKARANG BARAT KAB. BEKASI
  4. SMAN 1 TAMBELANG KAB. BEKASI
  5. SMAN 1 CIKARANG PUSAT KAB. BEKASI
  6. SMKN 1 CIKARANG SELATAN KAB. BEKASI
  7. SMAN 1 CIKARANG SELATAN KAB. BEKASI
  8. SMKN 2 CIKARANG BARAT KAB. BEKASI
  9. SMK AL-ISHLAH KAB. BEKASI
  10. SMAN 66 JAKARTA
  11. SMA PUSAKA NUSANTARA 2 KAB. BEKASI
  12. SMAN 1 SETU KAB. BEKASI
  13. SMKN 1 CIBARUSAH KAB. BEKASI
  14. SMK 11 MARET KAB. BEKASI
  15. SMA PRESIDEN KAB. BEKASI
  16. SMAN 1 MUARA GEMBONG KAB. BEKASI
  17. SMAN 3 TAMBUN SELATAN KAB. BEKASI
  18. SMK BINA MITRA KAB. BEKASI
  19. SMAN 5 TAMBUN SELATAN KAB. BEKASI
  20. SMK BINA PRESTASI KAB. BEKASI
  21. SMA KORPRI KARAWANG
  22. SMKN 2 KARAWANG
  23. SMAN 1 TELAGASARI KARAWANG
  24. SMAN 3 KARAWANG
  25. SMKN 3 KARAWANG
  26. SMK PGRI TELAGASARI KARAWANG
  27. SMAN 1 KARAWANG
  28. SMAN 1 RENGASDENGKLOK
  29. SMKN 1 RENGASDENGKLOK
  30. SMK TRIMITRA KARAWANG
  31. SMK TEXMACO KARAWANG
  32. SMKN 39 JAKARTA
  33. SMAN 4 KARAWANG
  34. SMAN 5 KARAWANG
  35. SMAN 2 KARAWANG
  36. SMAN 1 CIKAMPEK
  37. SMAN 2 CIKAMPEK
  38. SMA PGRI CIKAMPEK
  39. SMK PUSDIKPAL CIMAHI
  40. SMAN 3 PURWAKARTA
  41. SMK BINA TARUNA PURWAKARTA
  42. SMAN 1 PANAWANGAN BANDUNG
  43. MTS MEKAR WANGI BANDUNG
  44. MAN 2 CIREBON
  45. SMK KEHUTANAN KADIPATEN CIREBON
  46. SMKN 2 KOTA SERANG BANTEN
  47. MTS WANASABA BANTEN
  48. SMAN 1 TANJUNGSARI SUMEDANG
  49. SMAN 1 CIMALAKA SUMEDANG
  50. SMK PGRI JATIBARANG
  51. SMAN 1 SURAKARTA SOLO
  52. SMAN 4 SURAKARTA SOLO
  53. SMAN 7 SURAKARTA SOLO
  54. SMKN 2 SURAKARTA SOLO
  55. SMKN 5 SURAKARTA SOLO
  56. SMAN 1 SUKATANI PURWAKARTA
  57. SMK KAL 2 SURABAYA
  58. SMK INDO BARUNA SURABAYA
  59. SMAN 6 SURABAYA
  60. SMAN 2 JOMBANG JAWA TIMUR
  61. SMAN 1 CIBUNGBULANG BOGOR
  62. SMAN 1 TAJURHALANG BOGOR
  63. SMAN 1 Kab. Tengerang Banten
  64. SMK 3 Yupentek Tangerang Banten
  65. SMA Mandiri Balaraja Banten
  66. SMK Mandiri Balaraja Banten
  67. SMAN 19 Kab. Tangerang Banten
  68. SMK Bani Uslam Manunggal Banten
  69. SMAN 13 Kab. Tangerang Banten
  70. SMKN 2 Serang Banten
  71. SMA Indocemen Bogor
Tingkat SMP/Sederajat
  1. SMPN 1 SUKATANI KAB. BEKASI
  2. SMPN 4 CIKARANG BARAT KAB. BEKASI
  3. SMP ISLAM YASPIA KAB. BEKASI
  4. SMPN 1 TAMBELANGKAB. BEKASI
  5. SMPN 4 CIKARANG UTARA KAB. BEKASI
  6. SMPN 1 CIKARANG SELATAN KAB. BEKASI
  7. SMPN 1 CIKARANG TIMUR KAB. BEKASI
  8. SMPN 3 CIKARANG UTARA KAB. BEKASI
  9. SMPN 1 CIKARANG UTARA KAB. BEKASI
  10. SMP NURUL FAJHRI KAB. BEKASI
  11. SMPN 3 CIBARUSAH KAB.BEKASI
  12. SMP KOTA ISLAM BEKASI
  13. SMPN 3 KLARI KARAWANG
  14. SMPN 4 KARAWANG BARAT
  15. SMPN 1 KLARI KARAWANG
  16. SMPN 1 TIRTAMULYA KARAWANG
  17. SMPN 5 KARAWANG BARAT
  18. SMPN 1 BANYUSARI KARAWANG
  19. SMPN 1 JATISARI KARAWANG
  20. SMPN 4 KLARI KARAWANG
  21. SMPN 2 TELUK JAMBE BARAT KARAWANG
  22. SMPN 1 RENGASDENGKLOK KARAWANG
  23. SMPN 2 KARAWANG TIMUR
  24. SMPN 2 MAJALAYA KARAWANG
  25. SMPN 1 PONDOK SALAM PURWAKARTA
  26. SMPN 1 BOJONG PURWAKARTA
  27. SMPN 1 WANAYASA PURWAKARTA
  28. MTS WANASABA BANTEN
  29. SMPN 145 JAKARTA SELATAN
  30. SMP BANTARJATI BOGOR
  31. SMPN 1 PARUNG BOGOR
  32. SMP PUSPA NEGARA BOGOR
  33. SMPN 3 SURABAYA
  34. SMPN 2 CIKAMPEK
  35. MTS MEKAR WANGI
  36. SMPN 4 Serang Banten
  37. SMPN 9 Serang Banten
  38. SMPN 2 Balaraja Tangerang Baten
  39. SMPN 3 Balaraja Tangerang Baten
  40. SMPN 1 Cikupa Banten
  41. SMP Pasar Kemis Banten
  42. SMP Raudatul Fikriyah
  43. SMP Indocemen Bogor
CP: Dias Rinaldi : 081585019450
Deppy Sutiandi : 085311818695

Formulir Pendaftaran LOKASI 2012

Info

Undercontruction
Mohon maaf Blog sedang dalam perbaikan

Gloritas 2012


Pasus86 lomba di SMAN 1 Tambun Selatan. Kali ini team asuhan coach Rd. Saepul Bahri harus turun peringat di kandang sendiri. Namun demikian juara Danton Terbaik berhasil diraih oleh anak-anak Pasus86 ini. Penurunan ini memang dirasakan cukup drastis beberapa bulan terakhir pasalnya mereka sedang mempersiapkan lomba serupa yang dinamakan LOKASI 2012, rencananya akan digelar pada bulan Mei mendatang.

LPBB di SMAN 1 Tambun Selatan tersebut sekedar pemanasan saja untuk tanding di luar daerah nanti setelah hajatan LOKASI 2012 selesai dilaksanakan. Kemungkinan derah Bandung atau Banten. Para pelatih Pasus86 tetap komitemen untuk tanding dimanapun dan siap menyebet piala juara umum. (arya)

LPBB PPI Tahun 2011



Tak disangka, tak diduga begitulah fakta yang terjadi dengan Pasus86 yang mengalami penurunan drastis dari list daftar pemenang LPBB yang diselenggarakan oleh PPI (Purna Paskibraka Indonesia) Kabupaten Bekasi pada tanggal 18 Agustus 2011 di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.

Dari sekitar 50 peserta Pasus86 hanya berada pada posisi juara harapan, jauh tertinggal dari sekolah-sekolah yang terbilang masih baru. Pasus86 dapat dibilang macanya Paskibra di Kabupaten Bekasi, namun kali ini harus merelakan singgasananya pada sekolah-sekolah yang masih belum lama berdiri.

Namun demikian bagi Pasus86 menjadi juara adalah hal yang biasa, justru menjadi tidak juara itulah yang luar biasa, "begitulah kata eks. pembina Pasus86. Drs, Iwan Hirawan (dalam komentarnya di Blog Pasus86)".

Walau tidak mendapat juara umum di LPBB PPI Kabupaten Bekasi, Pasus86 tetap pada konsistennya menjuarai LPBB di tingkat wilayah. Dan beberapa wilayah yang sudah ditaklukan oleh Pasus86, diantaranya adalah LPBB di Banten dengan menyabet juara Umum, kemudian di SMAN 6 Jakarta selama dua kali mendapat juara umum, dan target untuk beberapa tahun kedepan adalah menaklukan wilayah Parahiyangan. Tentunya substansi lombanya pun untuk tingkat propinsi atau tingkat pulau. (arya)



Mengenang Husein Mutahar

“In Memoriam” Husein Mutahar
(dr artikel kompas)
Oleh Bondan Winarno
MENDUNG menggayut, membuat langit Jakarta kelabu Kamis pagi (10/6) lalu. Sesekali gerimis merenai. Di sebuah ruas jalan sempit, di sebelah Pasar Cipete, beberapa mobil silih berganti berhenti di depan rumah duka. Mantan Mensesneg Moerdiono telah hadir malam sebelumnya. Pagi itu tampak Menlu Hassan Wirajuda, mantan Hakim Agung Benjamin Mangkoedilaga, dan beberapa mantan pejabat lain-seperti Fuad Hassan, Kusnadi Hardjasumantri, Mastini Hardjoprakoso-dan ratusan kerabat dan sahabat. Banyak di antaranya memakai seragam Pramuka dan Paskibraka. Alam bagai sedang ikut berkabung. Di ruang tamu rumah sederhana itu, terbujur layon renta seorang laki-laki yang sedang menerima penghormatan terakhir dari orang-orang yang mengagumi dan mencintainya. Tidak sedikit yang datang dengan berlinang air mata. Husein Mutahar, pencipta lagu Syukur dan puluhan lagu lain, penyelamat Bendera Pusaka, tokoh kepanduan dan pendiri Gerakan Pramuka, mantan pejabat tinggi negara, mantan Duta Besar RI di Takhta Suci Vatikan, penerima anugerah Bintang Gerilya dan Bintang Mahaputra, meninggal dunia Rabu petang (9/6) pukul 16.30, dua bulan menjelang ulang tahunnya yang ke-88. Di dekat jenazah diletakkan sebuah foto berwarna berukuran besar. Mutahar dalam seragam Pramuka, lengkap dengan tanda jasa Bintang Gerilya dan Bintang Mahaputra, serta tanda kemahiran Pramuka sebagai pembina bertaraf internasional. Foto itu baru diambil dua minggu yang lalu oleh cucunya, dengan kamera digital pinjaman. Foto itu sendiri merupakan firasat besar. Mutahar tidak pernah suka dipotret. Ia selalu mencari alasan untuk pergi setiap kali melihat orang bersiap membuat potret. Tiba-tiba ia ingin dipotret dengan berbagai atribut. Sebetulnya ia juga ingin dipotret dengan jas hitam, tetapi jasnya sudah sangat kebesaran sehingga kurang pantas dikenakan. Mutahar terlihat sangat kurus dalam foto itu. Kedua bola matanya sedang melihat ke atas, seolah-olah ia sedang menyapa Al Khalik yang ada di sana. Sejak rumah kediamannya di Jalan Prapanca Buntu terbakar habis sekitar lima tahun silam, ia tampak seperti “mengundurkan diri” dari pergaulan ramai. Ia bahkan menolak kembali ke rumah yang telah dibangun kembali oleh anak-anak pandunya. Ia memilih tinggal di rumah anak semangnya yang sederhana. Ia pun mulai tampak semakin kurus karena nafsu makannya pun menurun drastis. Beberapa bulan yang lalu, ia terjatuh ketika hendak bangkit dari kursi. Sebetulnya tak ada tulang yang patah atau retak. Tidak juga keseleo. Tetapi, sejak itu ia menjadi sulit berjalan. Ia lebih banyak berbaring di tempat tidur. Selama sebulan terakhir ia semakin enggan makan. Praktis hanya susu dan madu saja yang membuatnya bertahan hidup dalam hari-hari terakhirnya. Ia bahkan seperti men-skenario-kan prosesi pemakamannya. Pada 20 Februari 2002-sebagai seorang pengagum simbolisme, ia betul-betul memanfaatkan “getaran” angka 20-02-2002 itu-Mutahar pergi ke notaris untuk mendiktekan wasiatnya. Wasiat tertulis itu sebetulnya persis seperti yang pernah saya dengar langsung dari mulutnya pada akhir tahun 1970-an. Ia ingin dikebumikan sebagai rakyat biasa dalam tata cara Islam.
Berdasar surat wasiat itu, Indradjit Soebardjo dan Sangkot Marzuki- dua anak didik Mutahar di kepanduan dulu-yang langsung datang ke rumah duka, segera memutuskan untuk memakamkan jenazah di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut tanpa upacara kenegaraan, tradisi kepanduan, ataupun ritus lainnya. Setelah sembahyang zuhur, di bawah gerimis, keranda yang membawa layon Mutahar dibawa keluar dan diangkut dengan mobil jenazah ke TPU Jeruk Purut. Dua bus Kopaja yang sederhana-bukan Big Bird ber-AC- mengangkut anggota keluarganya. Diiring sekitar 50 mobil pelayat lainnya. Upacara pemakaman berlangsung khidmat dan sederhana. Persis seperti yang diingini Kak Mut. Gerimis merenai. Air mata berderai. Tanah kembali kepada tanah! Mahaputra berjasa Husein Mutahar seharusnya berhak dimakamkan di TMP Kalibata dengan upacara kenegaraan. Lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916, sebagai pemuda pejuang Mutahar ikut dalam “Pertempuran Lima Hari” yang heroik di Semarang. Ketika Pemerintah Bung Karno hijrah ke Yogyakarta, ia diajak Laksamana Muda Mohammad Nazir yang ketika itu menjadi Panglima Angkatan Laut. Sebagai sekretaris panglima, ia diberi pangkat kapten angkatan laut. Ketika mendampingi Nazir itulah Bung Karno mengingat Mutahar sebagai “sopir” yang mengemudikan mobilnya di Semarang, beberapa hari setelah “Pertempuran Lima Hari”. Mutahar kemudian “diminta” oleh Bung Karno dari Nazir untuk dijadikan ajudan, dengan pangkat mayor angkatan darat. Sesaat sebelum Bung Karno dibuang ke Sumatera, setelah serangan Belanda yang melumpuhkan Yogyakarta pada 1948, Mutahar diserahi bendera merah putih yang pertama kali dikibarkan pada proklamasi kemerdekaan di Pegangsaan Timur. Bendera itu aslinya dijahit oleh Fatmawati, istri Bung Karno, ibunda Presiden RI Megawati. Mutahar menyelamatkan bendera itu, yang kemudian dikenal sebagai Bendera Pusaka. Nama Mutahar harus dicatat dalam sejarah sebagai orang yang berjasa dalam gerakan pendidikan kepanduan. Pada awal 1960-an, Partai Komunis Indonesia berusaha menyetir kepanduan menjadi mirip pionir di Uni Soviet. “Berkonspirasi” dengan PM Djuanda, ia kemudian berhasil membelokkannya jadi kompromi yang lebih netral, Gerakan Pramuka.
Ia biasa dipanggil dengan sebutan Kak Mut, sesuai dengan tradisi kepanduan. Ia masih akrab dengan bekas anak didiknya dan sering menyelenggarakan reuni bersama mereka. Karena Kak Mut tidak menikah seumur hidupnya, semua anak pandu Kak Mut adalah anaknya. Otomatis, anak-anak mereka semua menjadi cucu-cucu Eyang Mutahar. Mutahar juga mempunyai sembilan orang a- nak semang-istilah yang lebih disukainya ketimbang anak angkat atau anak asuh. Pencipta lagu “Syukur” Mutahar penggemar berat musik klasik. Ia hampir selalu hadir pada setiap pergelaran musik di Jakarta. Karena itu pulalah Addie MS dari Twilite Orchestra tak pernah lupa mengundang Kak Mut ke pementasannya. Sebagai pencipta lagu, ia bisa dibilang spesialis himne. Karya puncaknya adalah Syukur yang hampir setiap malam kita dengar sebagai lagu penutup TVRI. Syukur, menurutnya, diciptakan pada 1944, adalah sebuah puji syukur yang dipersiapkannya untuk kemerdekaan RI yang ketika itu diduganya sudah hampir tercapai. Lagu Hari Merdeka yang sering diperdengarkan pada aubade HUT Proklamasi, menurut pengakuannya sendiri, diciptakan di dalam toilet Hotel Garuda Yogyakarta. Ketika itu ia sekamar dengan Hugeng-kemudian menjadi Kepala Polri-yang sama-sama mengawal Bung Karno. Hugeng kebingungan mencarikan kertas dan pulpen karena Mutahar tergopoh- gopoh hendak menuangkan gagasannya ke atas kertas. Lagu-lagu ciptaan Husein Mutahar hampir mencapai seratus. Karya-karya terakhirnya, antara lain, adalah Dirgahayu Indonesia (diterima sebagai lagu resmi peringatan 50 tahun Indonesia Merdeka), Himne Universitas Indonesia, dan beberapa himne yang lahir dari keprihatinannya atas kehancuran alam Indonesia. Ia tampak amat terharu ketika ciptaannya berjudul Syukur dan Hari Merdeka digarap ulang Addie MS dengan orkes filharmoni di Australia. Matanya terkatup, beberapa tetes air mata meleleh di pipinya yang renta, beberapa tahun silam ketika Addie MS memperdengarkan rekaman itu di rumahnya. Kak Mut sengaja membeli tape recorder baru untuk mendengarkan karya megah itu. Perhatiannya pada dunia seni suara sangat tinggi. Ia tak segan merogoh uang dari koceknya sendiri untuk keperluan itu. Belasan tahun yang silam, contohnya, ia pernah menunjukkan kepada saya makalahnya tentang hubungan seni suara dengan Nuzulul Quran. Ia menangis ketika istri saya membuat sebuah “tesis” musikal tentang Tuhan, dengan menampilkan berbagai interpretasi tentang Tuhan menurut berbagai komponis dan penyanyi. Ia juga suka membina anak-anak muda yang berbakat seni. Ia hampir tak pernah absen menghadiri pergelaran orkestra remaja Perguruan Cikini. Pada pergelaran mereka Agustus mendatang, pastilah absennya Om Mutahar akan terasa sangat mencekam. Ya, kita semua memang harus menerima realita ini. Kak Mut telah tiada. Ia telah pulang ke Timur Abadi-sebuah kata sandi yang suka dipakainya untuk menyebut Hadirat Allah. Selamat jalan, Kak Mut. Allah Sang Mahapencipta telah membebaskanmu dari segala derita dunia. Hati ikhlas kami penuh. Pergilah dalam damai! Bondan Winarno Wartawan Senior, Penulis, dan Pramuka

Siapa pembuat bendera pusaka?

Bendera Pusaka

Saya pikir ada yang salah dengan persepsi orang (dan sedihnya pers juga) bahwa Bendera Pusaka Merah Putih yang saat ini ada di Istana Merdeka (menunggu pemindahan ke Monumen Nasional) adalah karya Ny Fatmawati. Memang benar bahwa istri kedua Soekarno tersebut yang membuat bendera pusaka merah putih untuk dikibarkan saat proklamasi 17 Agustus1945. Tapi karyanya sudah musnah sejak 19 Desember 1948.

Pada tanggal itu, langit Jogja sudah dipenuhi oleh seliweran pesawat tempur Belanda. Ya, Jogja tengah menghadapi Agresi Militer II. Soekarno yang gundah memanggil Hussein Mutahar, sopir yang sejak beberapa waktu mengemudikan mobilnya. Pada Mutahar, Soekarno menitipkan bendera pusaka. Ia tak mau, bendera keramat itu didekap Belanda bersamaan dengan penangkapan dirinya nanti. Apa kata dunia bila simbol bangsa musnah? Mungkin begitu pikirnya.

Mutahar yang kebingungan sekaligus ketakutan, akhirnya memutar otak. Tidak perlu mondar-mandir seperti fragmen picisan, ketemulah solusinya. Bendera yang dijahit tangan oleh Ny Fatmawati itu harus dibongkar, dipisahkan antara kain berwarna merah dengan putihnya. Logika Mutahar sederhana. Bendera yang dipisahkan tidak bisa lagi disebut bendera, hanya cuma dua lembar carik kain yang tidak bermakna.

Atas bantuan Ny Perna Dinata, jahitan tangan di Bendera Pusaka dilepaskan. Jadilah dua lembar kain. Mutahar - sopir tentara yang juga pencipta lagu brilian itu - memisahkan kain berwarna merah dan putih, maisng-masing dalam dua tas besar. Keduanya dijadikan dasaran tas. Sejak itu, secara riil bendera merah putih hasil karya Ny Fatmawati yang sakral sudah tamat. Tugas sejarahnya sudah selesai.

Lalu apa yang disebut pers sebagai Bendera Pusaka pada masa kini? Itu adalah karya Mutahar sendiri. Beberapa bulan setelah agresi militer II, Soekarno meminta kembali bendera tersebut dari tempat pengasingannya di Bangka. Mutahar yang menerima pesan, bergegas menyatukan kembali kain merah dan putih yang dulu dipisahkannya. Kali ini, ia tidak ikut-ikutan jejak Ny Fatmawati yang menjahit dengan tangan, tapi meminjam mesin jahit milik istri seorang dokter Belanda.

Lekatlah kembali si Merah Putih. Tapi jelas ini bukan karya Ny Fatmawati. Ini karya Mutahar. Setiap karya adalah otentik bagi pembuatnya, sekalipun ia adalah karya plagiat. Apalagi Mutahar meninggalkan ‘tanda tangan’ pada bendera hasil karyanya tersebut. Yup, di ujung bendera ada kesalahan penjahitan yang membaret sepanjang 2 cm.

So….perlukah pelurusan?

sumber : http://anusapati.blogdetik.com/2008/02/25/bendera-pusaka/

------------------------------------------------------------------------------------------------

Bendera Pusaka hasil karya Ny.Fatmawti adalah tidak benar, kalau Saudara 2 ingin mengetahui kebenarannya silahkan pergi ke Kota Cianjur selatan tepatnya Ds. Sukanagara, bahwa setiap tahunnya di kecamatan Sukanagara ada serah terima bendera pusaka dalam rangka 17 Agustusan yg di bawakan oleh Instansi Pemerintah setempat berikut dg Sekolah.
Sejarahnya Bpk. Presiden Soekarna pernah tinggal di Sukanagara bersama Ibu Fatmawati berikut Orang Tuanya juga ikut.untuk informasi lebih jelas silahkan menghubungi Pesantren Cikiruh -Sukanagara dg Bpk. Maksum Basyari beliau salah satu Anak dari Bpk. K.H. Achmad Basyari (Guru Bpk Soekarno) di Tlp:0263-5026887

sumber : bulbul hasbullah

------------------------------------------------------------------------------------------------

Anniversary Lokasi 2010

ANNIVERSARY Lomba Gerak dan Variasi, akan segera dilaksanakan pada akhir tahun 2010. Sejak tahun 2001 even monumental ini digulirkan sampai dengan yang ke 10 tahun ini senantiasa meningkatkan kualitasnya, baik itu dari segi tingkatan lomba maupun pelayanan yang diberikan panitia kepada peserta lomba.


Sebagai tuan rumah penyelenggara Lomba Gerak dan Variasi, kami akan senantiasa meningkatkan pelayanan lomba ini dengan menyuguhkan sajian lomba yang bernuansa hiburan, selain dari materi utamanya yaitu lomba baris-berbaris dan variasi. Berbeda dengan even-even lomba baris-berbaris yang dilaksanakan di sekolah lainnya, kami menyajikan suatu kegiatan lomba yang dapat dinikmati sebagai sarana kompetisi namun juga sebagai sarana liburan akhir pekan. Untuk mendukung acara tersebut agar dapat dinikmati oleh segenap simpatisan LOKASI kami pun akan berusaha dengan keras untuk memberikan suatu hiburan yang menyenangkan.
Sebagai informasi kepada penggemar LOKASI, tahun ini kami akan menampilkan peserta-peserta yang terbaik di masing-masing wilayah. Untuk itu peserta yang ingin mengikuti acara ini akan kami seleksi terlebih dahulu untuk dapat bertanding. Bagi peserta yang lulus seleksi, itulah yang akan menjadi nominator peserta LOKASI.
Selain nuansa sajian hiburan kami pun akan memberikan hadiah-hadiah doorprize dan marchendaser kepada peserta dan penonton yang hadir di acara LOKASI ini. Jadi, jangan khawatir kedatangan anda akan menjadi sis-sia, karena kami melayani anda dengan senyum dan sapa. Next, kami tunggu sekolah anda di tempat kami.(Ade Sutarya)

Pendidikan

Hilangnya Jiwa Keteladanan
Oleh : Kang Arya

Mencontoh itu lebih sulit ketimbang memberikan contoh. Itulah sebuah kata bijak yang semestinya menjadi cambuk buat kita semua khususnya sebagai seorang pelatih ataupun panutan bagi orang banyak. Kesenioritasan bukanlah menjadi tameng ataupun kambing hitam sehingga membuat kita selalu bertindak benar walaupun sebenarnya itu adalah salah. Yang benar harusnya benar dan salah harus salah.

Jangan mentang-mentang senior, segala kesalahan yang dilakukannya dijadikan alasan bahwasanya senior tidak pernah salah. Dengan memberlakukan pasa-pasal yang ada yang tidak jelas statusnya. Pasal 1 senior tidak pernah salah, Pasal 2 kebutuhan senior ditanggung junor, dan Pasal 3 jika senior salah lihat pasal 1. Beberapa senior menjadikan pasal ini sebagai suatu kebijakan yang harus ditaati oleh juniornya.

Senior selalu menggembor-gemborkan kepada juniornya untuk berpakaian rapi sementara itu pelatihnya sendiri tidak mencontohkan bagaimana cara berpakaian yang rapi. Hal ini dapat kita lihat dengan mata telanjang sewaktu para pelatih paskibra sekolah melatih. Ada sebagian dari senior yang melatih dengan pakaian yang rapi tetapi tetap saja ada yang melatih dengan sandal jepit dan kaos dikeluarkan. Bukankah ini pemutarbalikan fakta.

Beberapa kasus lainnya adalah memberikan penghormatan yang kurang benar. Penghormatan hanya sebatas angkat tangan dan tanpa makna yang berarti dan terkadang mengangkat tangan dengan ala kadarnya. Begitupun seniornya yang menganggap hal demikian sepele.

Kedisiplinan tentang tata krama paskibra pun kian tidak terdengar lagi, ketika pelantikan junior-juniornya diajarkan untuk berjalan berdua tetapi setelah pelantikan konsentrasi senior pada aspek ini diabaikan dan tidak pernah diperhatikan lagi. Lalu kemana aturan-aturan Paskibra yang selama ini ada?

Siapa yang masih peduli dengan sistem Paskibra yang dahulu, kalau sekarang tata krama itu sudah hilang dari diri kita sebagai pelatih atau senior. Pertanyaan ini seharusnya dicamkan baik-baik dari diri kita. Akan kemana mereka mencotoh adat istiadat paskibra kalau bukan dari kita? Akankah mereka mencotoh organisasi lain dalam bertatakrama? Tentu tidak mungkin karena paskibra sudah memiliki ciri khas yang membedakan dengan organisasi lain. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama menegakkan kembali aturan dan tata krama dengan cara memberikan contoh kepada junior-junior Paskibra dimanapun berada.

SACI Masih Tetap Jaya


MASIH TETAP JAYA

PELANTIKAN
. Paskibra SMP Negeri 1 Cikarang Barat melaksanakan pelantikan angkatan IX pada hari Minggu tanggal 24 Januari 2010. Pada kesempatan tersebut perwakilan angkatan dari angkatan pertama sampai dengan angkatan ke 8. Pelantikan bukan hanya sekedar wadah untuk melantik anggota baru tetapi juga sebagai tempat temu kangen alumni Paskibra tersebut.

Walau sudah dilepas oleh Pelatih terdahulu dan digantikan dengan pelatih baru, paskibra SACI ini tetap masih bertahap dan exis ditengah-tengah konflik internal. Tetap saja para pelatih yang sudah pensiun masih menyempatkan waktunya untuk hadir dalam acara pelantikan itu. Salah satu pelatih yang masih sering berkunjung adalah Kang Ade Sutarya. Akang yang satu ini merupakan jebolan Paskibraka Kabupaten Bekasi tahun 1999 yang berasal dari SMAN 1 Cikarang Utara. Beliau mulai mejajakan kakinya di SMPN 1 Cikarang Barat sejak tahun 2004 sampai dengan tahun 2007. Mengingat kondisi fisik yang tidak memungkinkan akhirnya beliau istirahat dari melatih dan mengundurkan diri dan digantikan oleh Kang Dodi dan kang Kamil yang juga alumni SMAN 1 Cikarang Utara sekaligus alumni SMPN tersebut.

Beberapa pelatih yang turut menyemarakan dan memajukan SACI adalah Kang Rohman dan Kang Katif. Dan kini kedua pelatih tersebut pun pensiun pula dan aktif di berbagai kegiatan Paskibra ditempat lainnya.

Walau pun SACI telah ditinggalkan oleh para pelatih kawakan, tetapi semangat untuk membangkitkan Paskibra SACI masih tetap ada dari para alumninya yang kini sudah 8 angkatan.


Tedy

TEDI SETIANA MUCHLIS


Tedy nama panggilannya, kerap dipanggil oleh temannya begitu. Sosok yang satu ini merupakan anggota PPI (Purna Paskibraka Indonesia) Kabupaten Bekasi yang juga lulusan alumni SMAN 1 Cikarang. Beliau juga aktif di paskibra sekolah ketika itu. Sekarang aktif sebagai mahasiswa UII di Jogja. Namun semikian beliau menyempatkan waktunya untuk berkunjung menengok adik-adiknya bila berlibur ke Cikarang.

Beliau adalah sosok yang periang dan sangat disukai oleh teman-temannya. Kiprahnya di Paskibra adalah menjabat sebagai ketua LOKASI pada tahun 2003. Dan sampai sekarang tetap mengunjungi adik-adiknya jika berlibur.

Memandang

PANDANGANKU TAJAM

Disebuah bangku di pojok kelas aku duduk bersama lembaran kertas dan sebuah pulpen berwarna hitam. Bersamanya aku berpikir sejenak merancang sebuah nama. Nama yang sekarang menggema di kalangan anak-anak Paskibra.

Tahun itu merupakan awal perjuangan menuju satu tonggak sejarah yang sampai sekarang masih ku kenang walau tak ada yang mengetahuinya. Tahun 2001 menjadi awal sejarah LOKASI dimulai.

Saat itu aku hanya bisa menulis kata-kata untuk sebuah nama lomba. Entah sudah berapa nama yang aku buat untuk menunjukkan keinginan lomba itu terwujud. Hanya LOKASI yang aku ingat saat itu, nama yang sampai sekarang masih terngiang di telinga walau sudah hampir 9 tahun.

Saat itu aku masih kelas 3 SMA, ketika itu jam pelajaran masih kosong sehingga kusempatkan untuk mencoret-coret buku dan pulpen warna hitam itu untuk membuat serentetan nama lomba. Namun hatiku sudah terpaut dengan satu nama yaitu LOKASI. Dan sejak saat itu LOKASI menjadi satu momentum yang bersejarah sampai sekarang. Aku senang sekali nama itu terus mengiang sampai sekarang. Semoga saja nama itu menjadi nama yang terbaik untuk Paskibraku tercinta.

Kepala Sekolah Muda

Kepala Sekolah Muda

Tak disangka Raden Saepul Bahri, S.Pd yang kerap dipanggil Kang Deden ini sekarang menjadi Kepala SMA PRIMA (Primandi Mandiri) Cikarang. Deden adalah alumni Paskibra SMAN 1 Cikarang angkatan 2004.

Di Paskibra beliau angkatan 2001 dan sekarang menjadi Pelatih Paskibra SMAN 1 Cikarang. Prestasinya dalam mengharumkan nama sekolah patut diacungkan jempol.


Segudang tropy kejuaraan telah disabet bersama anggota Paskibra SMAN 1 Cikarang yang sampai sekarang tetap eksis dan maju terus. Bersama alumni Paskibra SMAN 1 Cikarang terus jaya.

Pria berdarah sunda ini berasal dari keluarga sederhana, namun tekad dan kecintaannya terhadap Paskibra telah membawanya terkenal di kalangan guru-guru SMAN 1 Cikarang, karena memang beliau adalah alumni SMAN 1 Cikarang.

Dan kini beliau mendapatkan buahnya dengan menjabat sebagai Kepala Sekolah swasta di Cikarang. Namun demikian Paskibra sebagai salah satu kegiatan yang amat digemarinya tidak akan pernah dilupakannya. Begitu pun dengan senior-senior yang akrab dengannya. Setiap ada waktu beliau selalu mengunjungi seniornya untuk meminta pendapat dan masukan.

Walau memang agak sedikit keras dalam melatih namun beliau berusaha untuk meyakinkan bahwa pendidikan itu untuk membentuk watak anggota Paskibra agar kuat dan tidak manja. Selain beliau menjabat sebagai kepala sekolah beliau juga menjadi guru di SMPN 1 Cikarang Selatan. Eksistensinya di SMPN 1 Cikarang Selatan juga sudah menorehkan tinta emas. Khususnya di kegiatan kepaskibraan. Sebagai sosok pelatih beliau juga sebagai sosok pembina dan sekaligus kakak kelas yang membimbing adik-adiknya untuk maju dan lebih baik lagi.

Berbagai tantangan dan perubahan zaman pun turut mempengaruhi pola dan sikap remaja sekarang, namun beliau tidak mau ketinggalan dengan zaman yang semakin cepat berlalu. Metode pendidikan Paskibra pun mulai disesuaikan dengan kondisi zaman yang seperti sekarang ini. Tentu dengan tidak melupakan adat istiadat dan tata krama Paskibra yang sudah ada namun perlu divariasikan sehingga tidak menimbulkan stagnasi dalam latihan maupuan pendidikan. Begitulah sikap beliau dalam melatih.

Semoga beliau mendapatkan balasan yang setimpal atas kebaikan dan jasa-jasanya di Paskibra.
Sekretariat Sementara

Jl. Ki Hajar Dewantara No. 32 (depan SMPN 1 Cikarang Utara) Kabupaten Bekasi
Kode Pos 17530 Phone (021) 96505208

WARNET SENTRAL-NET

Pengisi Acara

SANGAJI BAND
CAKRA BAND
Pengisi acara dalam kegiatan LOKASI 2012 ini antara lain : I-Prince, Prajurit Band, Cakra Band, Sangaji Band dan dimeriahkan oleh GuestStar, Modern Dancer, Startra Dancer, Esacapala, dll

Berikut ini daftar nama peserta yang sudah mendaftar secara online :
1. SMPN 51 Bandung Propinsi - Jawa Barat Atas Nama : Trisna Suryana Update : 09/03/2012, 22:07
2.SMP Plus Al - Aqsha Atas Nama : Ade Roni 12/03/2012 14:15:58
3.SMK Negeri 1 Jayakerta Karawang - JABAR Atas Nama : Kiki Ahmad Baehaki Update : 10/03/2012 17:24:40
4. MTs. Nurul Ikhlas Kota Bekasi- JABAR Atas Nama : Kang Mardani Update : 17/03/2012 12:51;28
5. SMK Yuppentek 7 Tangerang - Prov. Banten Atas Nama : Agung Rintonawi Update : 16/03/2012 12:48:22
6. SMK Kartika X-2 Jakarta Selatan - Prov. DKI Jakarta Atas Nama : Indra Istianto Update : 16/03/2012 20:24:37
7. SMP Krida Utama Padalarang - Bandung - Prov. Jawa Barat
Atas nama : Sugi
Update : 28/03/2012 00:48:52
8. SMKN 1 Gunung Putri - Bogor- Prov. Jawa Barat
Atas nama : Nadya Safira. N
Update : 29/03/2012 19:06:09
Informasi daftar peserta akan diupdate 2 hari sekali info selengkapnya click disini